Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Bengkulu mengadakan kuliah umum dengan tema “Tantangan Perpustakaan dalam Menghadapi AI” pada hari Senin, 28 Oktober 2024, di Ruang Rapat Utama UNIB. Kegiatan ini juga menjadi momentum penandatanganan perjanjian kerjasama (PKS) antara FISIP UNIB dan Fakultas Adat dan Ilmu Budaya UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, yang dilakukan oleh Dekan FISIP UNIB, Dr. Yunilisiah, M.Si., bersama Prof. Dr. Nurdin, M.A., Dekan sekaligus Guru Besar Ilmu Perpustakaan UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Kuliah umum ini menghadirkan narasumber Prof. Dr. Nurdin, M.A., dan dimoderatori oleh dosen Perpustakaan dan Sains Informasi, Lailatus Sa’diyah, S.IP., M.IP. Kegiatan tersebut dihadiri oleh sekitar 170 mahasiswa, pimpinan fakultas, serta dosen selingkung FISIP.
Dalam sambutannya, Dekan FISIP UNIB, Dr. Yunilisiah, M.Si., secara resmi membuka kuliah umum sekaligus menekankan pentingnya kegiatan ini dalam meningkatkan pengetahuan mahasiswa tentang perkembangan teknologi yang krusial untuk menghadapi tantangan ilmu pengetahuan di masa depan. Kehadiran profesor juga merupakan bagian dari strategi fakultas dan program studi untuk mencapai Indikator Kinerja Utama (IKU). Ia berharap dengan adanya penandatanganan kerjasama ini, kolaborasi dapat dilakukan lebih intensif dalam pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang mencakup penelitian, pendidikan, dan pengabdian kepada masyarakat
Ketua Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fransiska Timoria Samosir, S.Sos., M.A., menjelaskan bahwa topik ini bertujuan memberikan pemahaman mendalam kepada mahasiswa. Dengan pesatnya perkembangan kecerdasan buatan (AI), mahasiswa tidak dapat mengabaikan fenomena ini karena akan membawa dampak baik dan buruk. Oleh sebab itu, perpustakaan sebagai institusi yang erat dengan teknologi informasi perlu memperhatikan perkembangan tersebut dan bersikap proaktif dalam menghadapinya.
Editor
SS



