Bengkulu Tengah – Dosen bersama mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), Universitas Bengkulu, melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bertema “Edukasi Pemanfaatan Internet Sehat di Perpustakaan Desa Bina Ilmu Bengkulu Tengah” pada Minggu, 26 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti oleh 13 peserta dan bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan internet yang sehat, aman, dan bertanggung jawab.
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini menghadirkan Ari Suryadi, S.IP., M.A., dosen Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi, sebagai narasumber, yang didampingi oleh empat orang mahasiswa dari program studi yang sama. Kegiatan ini merupakan salah satu bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam meningkatkan literasi digital masyarakat melalui edukasi dan pemanfaatan perpustakaan sebagai pusat pembelajaran.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diberikan edukasi mengenai pentingnya menggunakan internet secara bijak di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat. Materi yang disampaikan mencakup perlindungan data pribadi, etika dalam beraktivitas di ruang digital, serta kewaspadaan terhadap penyebaran informasi palsu atau hoaks. Peserta juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya memeriksa kebenaran informasi sebelum mempercayai maupun menyebarkannya kepada orang lain.
Perlindungan data pribadi menjadi salah satu perhatian utama dalam edukasi ini. Masyarakat perlu memahami pentingnya menjaga kerahasiaan informasi pribadi, seperti kata sandi, nomor identitas, dan data lainnya yang berpotensi disalahgunakan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Selain itu, etika digital juga ditekankan agar masyarakat mampu berkomunikasi secara santun, menghargai orang lain, serta menghindari perilaku negatif ketika menggunakan media sosial dan berbagai platform digital.
Materi mengenai kewaspadaan terhadap hoaks turut menjadi bagian penting dalam kegiatan ini. Peserta didorong untuk lebih kritis dalam menerima informasi dari internet dengan memperhatikan sumber berita, memeriksa kesesuaian informasi, serta membandingkannya dengan sumber tepercaya. Kemampuan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat terhindar dari informasi menyesatkan yang dapat menimbulkan kesalahpahaman di lingkungan sosial.
Kegiatan edukasi internet sehat ini telah terlaksana dengan baik dan memberikan dampak positif terhadap pemahaman peserta mengenai penggunaan internet yang sehat, aman, dan bertanggung jawab. Melalui penyampaian materi dan kegiatan edukasi, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang pentingnya menjaga keamanan data pribadi, menerapkan etika digital, serta meningkatkan kewaspadaan dalam menghadapi informasi yang beredar di dunia maya.
Pelaksanaan kegiatan ini juga memperkuat peran Perpustakaan Desa Bina Ilmu Bengkulu Tengah sebagai ruang pembelajaran dan pengembangan literasi digital masyarakat. Perpustakaan desa tidak hanya berfungsi sebagai tempat memperoleh bahan bacaan, tetapi juga dapat menjadi pusat kegiatan edukasi yang membantu masyarakat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kemampuan dalam memanfaatkan teknologi informasi.
Keterlibatan empat orang mahasiswa Program Studi Perpustakaan dan Sains Informasi dalam kegiatan ini turut menjadi pengalaman pembelajaran bagi mahasiswa untuk berkontribusi secara langsung kepada masyarakat. Melalui kegiatan pengabdian, mahasiswa dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh selama perkuliahan sekaligus mendukung pengembangan literasi informasi dan digital di lingkungan masyarakat.
Melalui kegiatan ini, diharapkan masyarakat semakin bijak dalam memanfaatkan internet serta mampu menerapkan prinsip keamanan, tanggung jawab, dan etika digital dalam kehidupan sehari-hari. Ke depan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan perpustakaan desa diharapkan dapat terus dikembangkan melalui berbagai program edukasi yang mendukung peningkatan literasi informasi dan digital masyarakat secara berkelanjutan.


